BARRU,— Memasuki hari ke-4 atau malam ke-5 Bulan Suci Ramadhan, Pemerintah Desa Siddo bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan seluruh lembaga desa terus melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan di sejumlah masjid di wilayah desa.
Kegiatan Safari Ramadhan pada Ahad (21/02) malam berlangsung di Mushollah Riadul Jannah, Dusun Ceppaga, Desa Siddo. Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Siddo, Khairul Rijal.
Dalam sambutannya, Khairul Rijal menyampaikan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah desa dan masyarakat.
“Tujuan kegiatan ini selain untuk meningkatkan ibadah di bulan Ramadhan, juga untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan informasi pembangunan desa serta kondisi yang terjadi di desa kita,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa memasuki tahun keempat masa kepemimpinannya, Pemerintah Desa Siddo telah melaksanakan berbagai aktivitas pembangunan.
Namun, pada tahun ini terdapat kebijakan yang berbeda, di mana sisa anggaran transfer Dana Desa kuran lebih Rp300 juta yang dikelola oleh pemerintah desa, sisanya dialokasikan untuk mendukung Koperasi Desa Merah Putih yang merupakan bagian dari program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Selain menyampaikan program pembangunan, Pemerintah Desa Siddo turut memberikan informasi penting terkait pelayanan dan kepesertaan BPJS Kesehatan. Dijelaskan bahwa sebagian masyarakat yang kepesertaannya tidak aktif disebabkan karena berada pada kelompok Desil 6–10 dalam DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional), yaitu sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang digunakan pemerintah untuk menentukan penerima bantuan sosial.
Dalam sistem tersebut, masyarakat dikelompokkan dalam desil 1–5 dan 6–10. Warga yang berada pada desil 6–10 umumnya tidak lagi masuk kategori penerima bantuan iuran, sehingga perlu memastikan kembali status kepesertaan dan melakukan pengaktifan mandiri apabila diperlukan.
Pemerintah desa mengimbau masyarakat agar memastikan status BPJS tetap aktif serta memanfaatkan fasilitas layanan kesehatan yang telah disediakan pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, pemerintah desa juga menyampaikan himbauan kepada para orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya, khususnya pada malam hari, guna mencegah terjadinya aksi balapan liar yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Khairul Rijal menegaskan bahwa menjaga ketertiban dan keamanan desa merupakan tanggung jawab bersama. Ia berharap melalui Safari Ramadhan ini, komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat semakin terbuka sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan secara bersama-sama.
Safari Ramadhan ini direncanakan akan terus berlanjut hingga akhir bulan suci dengan mengunjungi seluruh dusun di Desa Siddo sebagai bentuk komitmen pemerintah desa dalam membangun kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat.





