Suara Bangsa

​Operasional Galangan Kapal Awerange di Barru Mulai Terkendali dan Minim Dampak

BARRU,– Hasil investigasi tim media di sekitar Galangan Kapal Awerange, Desa Batupute, Kecamatan Soppeng Riaja, kabupaten Barru pada Sabtu, 11 April 2026, menunjukkan bahwa aktivitas operasional galangan dinilai semakin kondusif dan dampaknya terhadap masyarakat mulai terkendali.

Sejumlah warga yang ditemui di sekitar lokasi, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa gangguan yang sebelumnya dirasakan kini sudah jauh berkurang.

“Kalau dulu memang ada suara dentuman saat pemancangan, apalagi kalau malam cukup mengganggu. Tapi sekarang sudah tidak ada lagi aktivitas malam seperti itu, jadi kami tidak terganggu lagi,” ujar warga tersebut.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dusun Aurangge, Abd. Hamnan, S.Pd.I. Ia menjelaskan bahwa pihaknya bersama pemerintah setempat sebelumnya telah mengikuti pembahasan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) di tingkat provinsi terkait rencana perluasan galangan kapal.

Menurutnya, pihak pengelola galangan telah berupaya meminimalisir dampak yang ditimbulkan dari aktivitas operasional.

“Memang kalau limbah tidak mungkin hilang 100 persen, tetapi bisa diminimalisir. Sampai saat ini, belum ada warga yang mengeluh terkait limbah dari galangan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa setelah sempat terjadi miskomunikasi dengan pekerja, kini aktivitas malam hari sudah dihentikan sehingga tidak lagi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Selain itu, keberadaan galangan kapal juga dinilai memberi dampak positif bagi warga sekitar, khususnya para nelayan.

Bantuan melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) dari pihak galangan turut dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat berharap agar pihak galangan tetap menjaga komitmen dalam mengelola dampak lingkungan serta terus menjalin komunikasi yang baik dengan warga sekitar.

Berita Terkait
Berita Populer