BARRU,—Prestasi membanggakan ditorehkan Kepala Desa Siddo Khairul Rijal, ST., NL.P sebagai Inovator Inovasi Pelayanan Publik berbasis Digitalisasi, Penyerahan Sertifikat secara simbolis diberikan oleh Bupati Barru dan Wakil Bupati Barru pada acara Musrenbang Penyusunan RKPD Kabupaten Barru Tahun 2027,
Bidang Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) / Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Barru mengikut sertakan Inovasi “PELAYANAN PRIMA CERDAS” yang menjadi inovasi pelayanan publik berbasis digitalisasi desa siddo pada INNOVATIVE GOVERNMENT AWARD (IGA) Dalam Indeks Inovasi Daerah Kementerian Dalam Negeri Tahun 2025 melalui Inovasi “PELAYANAN PRIMA CERDAS” dengan Nilai Kematangan 97 (Sembilan Puluh Tujuh) sehingga Kabupaten Barru meraih predikat Kabupaten Inovatif sesuai Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Tahun 2025.
Inovasi pelayanan publik yang diberi nama “Pelayanan Prima CERDAS (Cepat Ramah dan Sederhana)” dengan Berbasis Digitalisasi Desa.
“CEPAT” dengan tidak harus ke Kantor desa untuk pengurusan persuratan,
“RAMAH” dilayani dengan tulus sesuai prinsip falsafah hidup masyarakat Bugis-Makassar, Sulawesi Selatan, Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge yang menekankan memanusiakan manusia (saling menghormati), memuliakan sesama (saling menghargai), dan saling mengingatkan
“SEDERHANA” hanya dengan membawa identitas kependudukan kerumah ketua RT masing-masing permohonan untuk diproses melalui aplikasi https://siddoprima.com/ dan berkas yang sudah selesai dibawakan kerumah pemohon.
dalam Meningkatkan Pelayanan Publik Sistem layanan administrasi digital ini memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai dokumen secara daring, tanpa harus hadir secara fisik ke kantor desa.
Ada beberapa manfaat yang dengan hadirnya inovasi pelayanan prima CERDAS ini diantaranya adalah masyarakat tidak harus menggunakan waktu yang banyak untuk mengurus dokumen yang dibutuhkan, menekan pengeluaran biaya kekantor desa, menjauhkan dari dampak kecelakaan lalulintas, masyarakat tetap dapat bekerja sebagaimana biasanya karena tidak harus mengantri menunggu berkasnya selesai diproses dan dokumen yang sudah selesai diantarkan kerumah pemohon. inovasi ini merupakan visi misi kepala desa siddo yang sudah berjalan 3 tahun semenjak dilantik sebagai kepala desa siddo tahun 2023, Masyarakat menyambut positif terobosan ini, karena merasakan manfaat langsung dari pelayanan publik yang lebih responsif.
“Pelayanan yang disajikan pemerintah desa siddo sangat memudahkan kami masyarakat karena tidak antri dan dokumennya cepat selesai apalagi diantarkan oleh pak RT ke rumah kami” ujar Asriani salah satu masyarakat desa siddo.
Inovasi terobosan Kepala Desa Siddo sebagai salah satu yang paling aplikatif dan visioner. Tak hanya menonjolkan inovasi, juga dilengkapi data, bukti lapangan, serta dampak sosial yang terukur.
“Ini adalah contoh nyata bahwa inovasi teknologi tidak harus lahir dari kota besar. Justru dari desa, dengan semangat dan kreativitas, lahir solusi konkret untuk persoalan pelayanan publik dan tata kelola desa,” ujar khairul rijal.
seusai menerima penghargaan, Khairul Rijal menyampaikan rasa syukur dan bangga. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen desa,
“Saya hanya Inovator. Namun Di balik terobosan ini ada semangat kebersamaan, dorongan masyarakat, dan komitmen desa dalam berinovasi. Ini adalah hadiah untuk masyarakat desa kami, dan kami akan terus bergerak demi pelayanan publik yang semakin baik,” ungkap Khairul Rijal.
Ke depan, Khairul Rijal, ST berharap agar inovasi pelayanan prima CERDAS dapat diadopsi oleh desa-desa lain. Ia juga berkomitmen untuk terus menyempurnakan sistem agar tetap relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.





