Suara Bangsa

​Sinergi Objek Vital, Kasatpol-PP dan Kabid Damkar Hadiri Simulasi Kebakaran di PLTU Bawasalo

BARRU,– Sebagai wujud komitmen nyata dalam menjaga Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta mengantisipasi bahaya kebakaran sejak dini, PLTU Barru Bawasalo bersinergi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Barru. Kolaborasi ini diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan simulasi tanggap darurat yang dikemas dalam bentuk perlombaan, dengan tim Damkar Kabupaten Barru bertindak langsung sebagai dewan juri.

​Kedatangan rombongan tim Damkar disambut hangat oleh Manager PLTU Barru Bawasalo, Ahmad Burhani. Hadir langsung dalam kunjungan tersebut Kepala Satpol-PP dan Damkar Barru, Wirman, S.STP., M.Si., yang didampingi oleh Kepala Bidang Damkar Kabupaten Barru, M. Hasruddin, S.Pd., MM.

​Dalam kesempatan tersebut, Wirman mengungkapkan apresiasinya atas inisiatif ini. Kunjungan ini juga menjadi momen spesial karena bagi dirinya, ini adalah kali pertama menginjakkan kaki secara langsung di dalam area pembangkit listrik milik unit PLN Indonesia Power tersebut.

​Manager PLTU Barru Bawasalo, Ahmad Burhani, menjelaskan bahwa simulasi ini krusial untuk mengukur sejauh mana sistem deteksi dini dan kecepatan respon internal power plant berjalan ketika menghadapi situasi kritis.

​”Simulasi ini ditujukan untuk menguji kesigapan petugas pemadam internal di PLTU serta mengukur koordinasi taktis bersama tim Damkar eksternal saat terjadi kondisi darurat,” ungkapnya.

​Simulasi yang berlangsung dramatis dan terukur ini memperlihatkan skenario penanganan kebakaran skala besar dengan rincian linimasa sebagai berikut:

Pukul 09.15 – 09.20 WITA | Pelaporan Awal dan Korban Luka Tim K3 mendeteksi adanya kebakaran di area Tanki HSD Unit 3. Api dilaporkan gagal dipadamkan menggunakan APAR maupun Foam Fire Protection. Selain itu, dilaporkan terdapat personel yang mengalami luka bakar di lokasi.

Pukul 09.20 – 09.25 WITA | Aktivasi Tim Tanggap Darurat Officer K3 segera menginstruksikan aktivasi Regu Pemadam, Tim Tanggap Darurat, Tim Medis, dan P3K ke lokasi kejadian. Pihak manajemen langsung melakukan koordinasi darurat dengan Damkar posko Takkalasi dan Mangkoso.

Pukul 09.25 – 09.30 WITA | Pemadaman Masif dan Evakuasi Medis Tim K3 dan Damkar internal melakukan lokalisir api. Sepuluh menit kemudian, armada Damkar eksternal (Takkalasi & Mangkoso) tiba di lokasi untuk membantu pemadaman total. Di sisi lain, petugas Security mengamankan perimeter, tim evakuasi mengarahkan personel ke titik kumpul, dan tim medis memberikan pertolongan pertama sebelum melarikan korban luka bakar menggunakan ambulans menuju klinik terdekat.

Pukul 09.30 – 09.35 WITA | Kondisi Terkendali Komandan Regu Pemadam, Alfian (Officer K3), melaporkan bahwa amukan si jago merah berhasil dipadamkan. Petugas melanjutkan aksi dengan melakukan pendinginan (cooling) area secara intensif untuk mencegah penyalaan api kembali.

Pukul 09.35 – 09.45 WITA | Assessment Pasca Kebakaran Setelah Koordinator Tanggap Darurat, Akbar (Officer K3), menyatakan kondisi aman, Tim K3 bersama Tim Pemeliharaan (HAR) langsung bergerak melakukan assessment pasca-kebakaran. Mereka melakukan pemeriksaan fisik pada Tangki HSD, pipa, serta valve, melakukan investigasi awal, dan memasang safety line (garis pengaman) di area terdampak.

​Melalui simulasi kompetitif yang dinilai langsung oleh ahlinya ini, PLTU Barru Bawasalo bersama PLN Indonesia Power membuktikan bahwa aspek keselamatan operasional di objek vital nasional selalu menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

Berita Terkait
Berita Populer