Suara Bangsa

Wakil Ketua I DPRD Barru Hadiri Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1, Dukung Pendidikan Inklusif bagi Anak Kurang Mampu

BARRU,– Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Barru, Andi Yenni Abudjaropi, S.E., menghadiri pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Barru Tahun Ajaran 2026/2027 di Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Cerdas Bersama, Tumbuh Setara” tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., dan dihadiri unsur Forkopimda, pemerintah daerah, instansi vertikal, serta para guru, orang tua, dan peserta didik.

Kehadiran Andi Yenni Abudjaropi menjadi wujud dukungan DPRD Kabupaten Barru terhadap program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah sebagai upaya memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Barru, Haris, S.Pd., M.Pd., melaporkan bahwa sekolah saat ini menampung 440 peserta didik dari jenjang SD, SMP, dan SMA. Proses penerimaan siswa dilakukan melalui pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) bersama Dinas Sosial agar program benar-benar menyasar keluarga pada desil 1 dan desil 2.

Bupati Barru dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung keberlangsungan program tersebut.

Sementara itu, Menteri Sosial Republik Indonesia, Drs. Syaifullah Yusuf, melalui sambutan virtual menegaskan bahwa pelaksanaan MPLS harus berlangsung ramah anak, bebas dari perundungan, kekerasan, dan intoleransi. Ia juga menekankan pentingnya pembentukan karakter melalui pendampingan Taruna TNI dan Polri sebagai kakak pembimbing bagi para siswa.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Barru, Andi Yenni Abudjaropi, menyampaikan apresiasi atas hadirnya Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kabupaten Barru. Menurutnya, program ini merupakan investasi penting dalam membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Kegiatan pembukaan MPLS berakhir pada pukul 12.00 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Pelaksanaan MPLS ini merupakan bagian dari kegiatan serentak di 65 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia sebagai implementasi program nasional peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat.

Berita Terkait
Berita Populer